Metro Afternoon Tea at Three
Dalam rangka peringatan hari Kemerdekaan Indonesia, METRO Department Store mengulas batik saat bersantap teh bersama
Jakarta, 19 Agustus 2016 - PT Metropolitan Retailmart merayakan hari Kemerdekaan Indonesia ke-71 dengan menampilkan koleksi batik Indonesia para perancang busana lokal ditemani dengan cantiknya jamuan teh.

Kolekasi batik di Indonesia sangat beraneka ragam, menampilkan filosofi, corak, dan warna yang khas, tergantung lingkungan dan budaya yang mempengaruhinya. Oleh karena itu dilihat dari jenisnya, batik dapat dibagi menjadi dua, batik klasik (kraton), dan non klasik (batik non kraton). Di samping itu batik pun dapat dibagi menurut lingkungan dan pemakainya seperti batik sodagaran, petani, batik Cina, batik Belanda, dan batik Hokokai. Jika diperhatikan berdasarkan lokasi/daerah, batik Jambi, batik Garut, batik Tasikmalaya, batik Cirebon, batik Pekalongan, batik Lasem, batik Sidoradjo, batik Madura, dan tentunya, batik Solo dan Yogya. Terakhir, jika dipandang dari segi teknik, bisa ditemukan batik tulis, batik cap, batik cap modifikasi. Namun akhir-akhir ini bermunculan batik yang dibuat dengan teknik sablon malam. Sementara kain yang diprint bermotif batik, tidak bisa dikategorikan batik. Hanya bisa disebut sebagai tekstil bermotif batik.

Anton Diaz mengatakan "Pengertian batik adalah teknik menghias kain atau testil dengan menggunakan lilin sebagai bahan perintang warna. Pada batik tulis dan batik cap dilakukan dengan cara manual. Baik dalam pembentukan motif maupun pewarnaan. Pada awalnya - dan masih dilakukan hingga saat ini - zat pewarna masih menggunakan pewarna alam. Oleh karena itu merawat batik - terutama mencuci - harus menggunakan cara "tradisional" dengan cara menggunakan bahan pencuci yang juga berasal dari alam."

Dalam kegiatan ini, melalui acara teh bersama Wedgwood dan Serena, Fashion & Lifestyle Writer Anton Diaz berbagi pengalaman serta pengetahuannya mengenai batik. Koleksi batik yang ditampilkan pun merupakan koleksi terbaik METRO, seperti Alleira, Batik Semar, Danar Hadi, Parang Kencana dan Batik Keris. Ratna Somantri yang merupakan ahli dalam teh juga mengungkapkan cara dan menikmati teh sesuai dengan acara yang dihadiri.

Tradisi minum teh sudah ada di keluarga sejak jaman dahulu. Teh adalah minuman berkafeina dan dihasilkan dari daun atau pucuk pokok renek yang kemudian direndam di dalam air panas dan sejuk. Biasa disajikan siang atau sore hari ditemani dengan cemilan khas Indonesia.

"Penyajian teh yang benar akan memberikan manfaat yang sesuai dengan jenis teh tersebut. Penyajian teh hijau, misalnya, harus menggunakan air dengan suhu 70 derajat-80 derajat Celsius. Kalau di atas 80 derajat, teh akan menjadi pahit dan oksidan dalam kandungan teh akan berkurang. Teh cukup direndam selama 2-3 menit, setelah itu angkat", ujar Ratna Somantri.

METRO Department Store memberikan spesial program khusus member MYC dapat menukarkan 100 poin dengan voucher senilai Rp 100.000 hanya di tanggal 19-21 Agustus 2016.
For more information,
please contact :
Ritzy Revianti
Public Relations Executive
Telephone
021-7507018 / 75998000 ext. 3515
Fax
021-7506734
Email
ritzy@metroindonesia.com